0

antonim

sekarang ini saya pengen nangis. nangis sesenggukan hingga mata bengkak.
pengen ketawa juga. ketawa sekeras-kerasnya hingga berurai airmata.

apakah saya gila?
bisa ya tapi bisa saja tidak

kenapa saya ingin melakukan 2 hal antonim?
karena suatu kebodohan. kebodohan yang selama ini saya lakukan.
padahal manusia itu makhluk belajar. belajar apa saja, tak berhenti hingga nyawa terenggut.
tapi selama ini saya bodoh meskipun belajar, kenapa?
karena saya masih mengulangi kebodohan itu setiap hari, menit dan detik.
bebal. eh? iya?! benar! istilah yang cocok untuk saya. cocok sekali.
memang parah. dan lebih parahnya lagi.
saya itu sombong. congkak.
saya anggap kalau saya sudah tau atau sudah belajar atau lagi sudah pernah pelajari.
ternyata tak satu pun saya belajar. jadinya saya itu tidak tahu kalau saya tidak tahu.
fyuh.. lengkap sudah perpaduaannya. bebal dan sombong.

hanya saja dia dengan tekunnya ngajari saya. ngasih tau.
entah dalam diam. dalam marah. dalam senyum. dalam sedih. dalam tawa. dalam muram. dalam apa saja.
jelasnya, tanpa henti mengingatkan dan memberitahukan kebodohan saya.
meskipun dia tidak cukup baik sebagai pengingat :D.

saya hanya bisa bilang.
makasih banyak dan maaf(tapi kalau kata maaf saja cukup kenapa ada polisi *ngutip dari MG :D*)

yah itu saja.


*sekali lagi saya ingin mencintamu dengan cara berbeda*

0 komentar:

Posting Komentar

Thanks sudah mampir dan ninggalkan jejak ;)

Back to Top