0

liat domainku, Indy

Cihuy.Hatiku sedang bersenandung riang. Pasalnya, domainku (baidoeri.com) sudah bisa dipake' untuk email juga.Yihaaa!! *sprints sampe' Sudiang*Nih dia screenshotnya ^^

wajah mail baidoeri

Tampilannya juga sudah saya ubah. Aaaah.. bahagia bahagia bahagia! <:-P:x Padahal sempat kecewa juga karena domainku ndak bisa dipakai untuk email.Tapi ternyataaaa... it works!! <:-PDitambah lagi saya sudah nonton ini

Film dengan tokoh ciptaan George Lucas, saya kasih bintang 4 (bintang tertinggi 5).Memang 10 menit pertama, cerita agak membingungkan dan patah. Apalagi teka-teki yang mewarnai cerita advanture tidak begitu mengesankan dibanding The Da Vinci Code dan National Treasure. Mungkin karena setting yang diambil itu tahun 1957 jadi metode pemecahan masalahnya terkesan jadul, tapi saya suka karena kesan jadulnya alami dan kental, diperkuat lagi dengan sering disebutnya Stalin (tokoh legendaris Uni Soviet). 1 tokoh yang menurut saya jadi tokoh kunci seri Indiana Jones berikutnya yaitu Henry "Mutt" Williams - pemuda tempramen nan klimis dengan pisau lipat sebagai ciri khas. Pemilihan lokasi air terjun dan sungai sangat pas, meskipun sudah banyak sekali lokasi serupa di film terdahulu. Pokoknya 2 thumbs up deh! :D/Lebih jelasnya lagi, datangi bioskop kesayangan anda.

Oh ya..Indiana Jones ini, film pertama yang menginspirasikanku tentang jiwa petualang. Begitu juga dengan seri novel Empat Sekawan, buku yang membuat saya pengen jadi detektif. hahahaha. sangat konyol.

Cuman ada sedikit sedih yang menyelimuti. Soalnya 2 konser terlewatkan.Pertama, konsernya Tompi di Colors (baca disini)Kedua, Golden Sunset Jazz (baca disini). Ternyata undangan untuk kalangan tertentu. Padahal ada yang ngajakin ke MGH, kebetulan dia punya tiketnya *fyuh*. Tapi kadung janji mau nonton si Indy;;).

0

kopdar dan ...

Setelah pulang dari kopdar bareng Dg. Rusle dan Mahdi (kemaren, 18 Mei 2008 jam 11am - 2.30pm).

Kopdar 180508 Kopdar 180508

Baca seutuhnya di ..:: ntan

0

3 kali mandi?!

:-LMenjengkelkan.
Sekarang saya ketambahan kewajiban mandi setiap harinya. yang awalnya hanya 2 kali mandi, jadi nambah 3 kali. Satu, mandi air sebelum kekantor. Dua, mandi keringat pas lagi di pete-pete(baca:angkot) menuju kantor (wiss.. Makassar tambah panas *kipas-kipas*). Nah, mandi ketiga yaitu mandi debu.

Kenapa demikian?
Beberapa hari yang lalu sampah dan endapan selokan disepanjang jalan sungai saddang baru diangkat (tau dunk gimana semerbaknya aroma got *yaaks!!:-&*). Dampaknya jalanan jadi menyempit karena sampah dan endapan yang hitam kental itu(bisa dibayangkan bertambah macetnya jalan seiprit itu). Ternyata setelah sesi pengangkatan, sampah dan endapan itu dibiarkan saja di sepanjang jalan selama beberapa hari mungkin tujuannya untuk mengeringkan dulu, baru diamankan ketempat lain. Tapi sisa-sisa endapan yang mengering bisa dengan bebasnya berlarian, menclok sana-sini karena angin yang ditimbulkan oleh laju kendaraan dengan kecepatan normal sekalipun. Debu-debu itu sangat mengganggu, baik dari segi estetika, kesehatan dan kenyamanan.

Masih heran saja dengan pekerjaan umum pemerintah. Dari tahun gajah sampai era digital, kinerjanya ndak berubah. Ndak peduli akan kepentingan warga. Yang dipedulikan itu cair termin 1, proyek dijalankan kemudian proyek selesai, cair termin 2.
Uugh!! eneg!:-&

lantas harus sampai kapan saya 3 kali mandi setiap harinya?

0

antonim

sekarang ini saya pengen nangis. nangis sesenggukan hingga mata bengkak.
pengen ketawa juga. ketawa sekeras-kerasnya hingga berurai airmata.

apakah saya gila?
bisa ya tapi bisa saja tidak

kenapa saya ingin melakukan 2 hal antonim?
karena suatu kebodohan. kebodohan yang selama ini saya lakukan.
padahal manusia itu makhluk belajar. belajar apa saja, tak berhenti hingga nyawa terenggut.
tapi selama ini saya bodoh meskipun belajar, kenapa?
karena saya masih mengulangi kebodohan itu setiap hari, menit dan detik.
bebal. eh? iya?! benar! istilah yang cocok untuk saya. cocok sekali.
memang parah. dan lebih parahnya lagi.
saya itu sombong. congkak.
saya anggap kalau saya sudah tau atau sudah belajar atau lagi sudah pernah pelajari.
ternyata tak satu pun saya belajar. jadinya saya itu tidak tahu kalau saya tidak tahu.
fyuh.. lengkap sudah perpaduaannya. bebal dan sombong.

hanya saja dia dengan tekunnya ngajari saya. ngasih tau.
entah dalam diam. dalam marah. dalam senyum. dalam sedih. dalam tawa. dalam muram. dalam apa saja.
jelasnya, tanpa henti mengingatkan dan memberitahukan kebodohan saya.
meskipun dia tidak cukup baik sebagai pengingat :D.

saya hanya bisa bilang.
makasih banyak dan maaf(tapi kalau kata maaf saja cukup kenapa ada polisi *ngutip dari MG :D*)

yah itu saja.


*sekali lagi saya ingin mencintamu dengan cara berbeda*

Back to Top